Hey Des!!

Powered by Blogger.
Ku rasa ku tlah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama,
Sulit bagiku untuk bisa
Mengagumi dirinya

Sepanjang hari Alya terus menyanyikan lagu Pandangan Pertama dari Ran tersebut. Entahlah, mungkin seorang cupid berhasi memanah panah cinta padanya hingga ia bisa jatuh cinta (lagi).
Memang beberapa bulan terakhir semenjak Alya putus dengan mantannya, Fahri ia tidak pernah merasakan lagi apa yang namanya cinta. Alya begitu mencintai Fahri, namun ia harus berbesar hati menerima bahwa Fahri tidak lagi mencintainya.

"Al, besok masuk jam berapa ya?" (alya diam tidak menjawab pertanyaan sahabatnya, Tamtam)
"Helooow Alyaaaa ngapain sih lo bengong aja?"

"....Eh? Ha? Kenapa Tam?"

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Fiuuuuuhhhh~ *tiup tiup debu *bersihin sarang laba2

Haloow, akhirnya bisa nulis lagi. Meskipun lagi libur, banyak waktu luang tapi rasa malas untuk kembali menggoyangkan jemari ini begitu tidak tertahankan *sigh *ngusir setan males

Anyway ini lagi bulan puasa loh, mohon maaf kalo ada salah dalam perbuatan maupun perkataan terkhusus buat pemirsa di jagad social media apapun *sungkem ke pembaca*
Eiya, sekarang gue lagi di rumah, iya di Jakarta setalah berbulan-bulan ngerjain laporan di kota orang. Senangnya akhirnya bisa ngumpul bareng keluarga dan bertemu teman-teman lagi. Ngomong-ngomong soal liburan, kalo lo pergi lama entah itu ngerantau atau sekedar liburan pasti banyak yang nanyain kapan lo balik. Nah gitu juga sama gue.

BT banget ga sih, pas masih di tempat rantauan yang notabene jauh dari keluarga, saudara dan temen-temen sepermainan ditanyain kapan balik mulu, eh pas udah balik trus diajakin ketemu maen ada aja alesannya. Gini nih jadi anak rantau menjelang kepulangan, ada aja temen atau sodara yang kelakuannya, hmmm. Yukdeh langsung aja di liat
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kita semua pasti pernah mendengar istilah "di mana ada pertemuan, di situ ada perpisahan". Yep, begitulah kehidupan, karena gak ada yang abadi di sini selain Tuhan, bukan? Begitu juga dengan kita. Aku dan kamu dipertemukan dengan sebuah alasan, bukan hanya karena kebetulan. Ada yang pergi dan lebih banyak yang datang. Begitu seterusnya, karena itulah arti kehidupan. 

Di balik indahnya sebuah kisah cinta remaja, ada drama yang menyimpan sejuta duri tajam di dalamnya. Beberapa orang lebih memilih mencari pelarian, beberapa lainnya stuck dalam kesakit-hatian. Kepada kamu yang pernah dikecewakan, apa yang kamu lakukan?

1. Menghapus Jejak Mantan
Bukan hal yang mudah untuk menghilangkan jejak seseorang yang pernah menjadi salah satu prioritas di hidup kita. Rindu itu selalu hadir ketika melihat hal yang berkaitan dengan ia ataupun ketika melakukan kebiasaan-kebiasaan yang dulu dilakukan bersama dan kini harus kamu lewatin sendirian. Gapapa, Semua orang pasti pernah melewati masa ini. Beberapa orang memilih untuk menjauh dengan cara menghapus segala kontak dengan sang mantan. Baik dari segala media sosial maupun dari kehidupan nyata. Mungkin terdengar kekanakan, tapi bagi sebagian orang ini adalah cara mereka untuk melupakan. Dengan menghapus kontaknya, menghilangkan akunnya dari segala sosial media milik kita dan menghindar untuk tidak melihatnya adalah satu cara agar kita terbiasa kembali hidup tanpanya.

2. Cari Rebound Love
Beberapa dari mereka yang baru putus, langsung mencari orang lain untuk menggantikan pasangannya dulu dengan berbagai alasan. Ada yang bilang biar cepet ngelupain lah, ada yang bilang butuh perhatian, ada juga yang ingin cari yang baru karena sang mantan sudah lebih dulu punya pasangan baru. Apapun alesannya, itu adalah rebound love atau bentuk pelarian/pelampiasan kamu kepada seseorang dari sakit hati yang sedang kamu alami. Iya kalo yang kamu tuju mengerti dengan kondisi kamu, kalo dia ternyata beneran sayang sama kamu tapi ternyata kamu masih belum bisa ngelupain mantan dan hanya menjadikan ia pelarian akan kesakitan kamu, apa itu gak jahat? Atau malah niat kamu dari awal mendekatinya hanya untuk membalas sakit hati kamu terhadap lawan jenis kamu? Ah, ini jahat banget.

3. Meneruskan Hobi
Memfokuskan diri pada hal lain mungkin bisa menjadi pilihan. Kamu bisa meneruskan hobi kamu yang sempat tertunda karena pacaran. Semisal kamu hobi ngoleksi mainan, tapi karena harus jajanin pacar kamu ga jadi beli mainan kesukaan kamu, nah sekarang hobi kamu bisa dilanjutin lagi. Atau kamu bisa nulis, dengan menulis kamu bisa menyalurkan apa yang kamu rasain. Sukur-sukur tulisan kamu bagus terus bisa dijadiin novel best seller. 

4. Mengikuti Kegiatan Positif
Ini kurang lebih sama kaya poin sebelumnya. Kamu bisa ikut berbagai kegiatan positif yang bisa ngalihin pikiran kamu dari sang mantan. Naik gunung, travelling, olahraga, ikut kegiatan sosial atau apapun yang positif. Dengan berada di lingkungan baru, kamu juga bisa ketemu dengan orang baru. Siapa tahu di antara orang baru tersebut terselip jodoh kamu. Hehe. Tapi ya selow aja. Biarkan hati kamu terbiasa terlebih dahulu.

5. Balik Ngejar Mantan
Merasa gak terima karena diputusin dengan alasan "kamu terlalu baik buat aku" pas lagi sayang-sayangnya, kamu melakukan berbagai macam cara untuk kembali mengejar cinta kamu. Berharap suatu hari ia akan lulus, berubah pikiran dan kembali mencintai kamu. Gini, kalo kamu emang ngerasa hubungan ini pantes buat dipertahanin maka perjuangkan. Tapi kalo kamu sendiri yang berjuang mempertahankan sementara ia acuh, ya buat apa. Ini hubungan kan yang ngejalanin kan kamu dan dia, bukan kamu aja. Dan inget, apapun yang emang punya kamu, itu bakal kembali ke kamu, begitupun sebaliknya. Semesta adil.
Jadi, kalian termasuk yang mana?

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ketika keinginan tak sejalan dengan kenyataan
Ketika kenyataan tak sesuai dengan impian
Ketika impian tak dapat capai
Ketika kekecewaan tak dapat dihindarkan
Menjadi mahasiswa komunikasi hanya sebuah harapan

Ketka gebetan mulai berhenti mengejar
Ketika sadar tak ada lagi pendekatan
Tak sampai satu bulan
Ketika sms mulai diacuhkan

Ketika kembali dalam kesendirian
Ketika kangen dengan mantan
Ketika mendengar mantan sudah punya pacar
Ketika mantan seperti setan

Ketika menjadi mahasiswa rantauan
Gaada uang diakhir bulan
Hanya sisa uang duapuluh ribuan
Gorengan menjadi teman makan
Puasa pun menjadi kebiasaan

Ketika melihat teman bisa pulang
Iri juga ingin pulang
Tak ada lagi yang bilang "sabar ndut" *apasih

Ketika banyak mata kuliah yang rawan
IP mulai dikhawatirkan

Ketika jemari ini rindu akan sebuah genggaman
Ketika kepala ini menginginkan sebuah belaian
Ketika pelukkan tak lagi didapatkan
Ketika telinga ini haus akan pujian
Ketika kasih sayang tak dapat dicurahkan
Ketika malam minggu menjadi sebuah ancaman
Ketika tak ada sosok yang dirindukan
Ketika single itu menjadi sebuah pilihan

Ketika bahagia itu dapat disederhanakan
Bersyukur itu indah bila dilakukan

Ketika jam kuliah datang
Mengharuskan saya memberhentikan penulisan
Sampai jumpa diakhir pekan
See yaaa
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Saat raga ini sendiri
Tak ada seorang pun yang menemani
Tiba-tiba kau datang menghampiri
Tanpa lagi adanya permisi

Kau berani menepi
Pada hati yang karam ini
Kau buat aku melayang tinggi
Dengan semua kata yang kau beri
Kau berhasil mengisi
Sudut kosong hati ini

Tak dapat ku pungkiri
Aku pun mulai menyukai
Namun semua berhenti
Hanya mampu bertahan beberapa hari
Tak ada lagi usaha mendapati

Kini kau pergi
Tinggalkan cerita yang belum usai ini
Aku pun kembali menyendiri
Berteman dengan sepi dan mimpi
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Instagram: @desimegaw

Labels

#30HariMenulisSuratCinta SajakSajakPatah CampusLife Story Of My Life Artikel Catatan Perjalanan CeritaPendek Blog Competition Tentang Rindu

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  December (1)
      • First Birthday Trip Ever
  • ►  2017 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2015 (12)
    • ►  December (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  February (6)
    • ►  January (3)
  • ►  2014 (27)
    • ►  December (3)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (2)
    • ►  February (10)
    • ►  January (3)
  • ►  2013 (19)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (1)
    • ►  March (4)
    • ►  February (5)
  • ►  2012 (24)
    • ►  December (2)
    • ►  November (4)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  August (4)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)

Follow me on:

  • Soundcloud
  • Twitter
  • Instagram

Created with by BeautyTemplates| Distributed By Gooyaabi Templates