Hai,
Sepertinya aku mulai bingung harus memulianya darimana dan bagaimana.
Aku lupa kapan persisnya tulisanmu mulai mengisi baris timeline ku, yang kutau semenjak ada namamu dalam list following ku, timeline terasa seperti membaca isi hati sendiri kemudian bilang 'ih kok gue banget si'
Darimu aku menemukan inspirasi menulisku.
Semacam terkagum-kagum dan tak bisa untuk berhenti membaca Racikan Kata yang kau buat.
Katamu 'jangan kepo nanti galau' yep memang benar, tapi entahlah aku selalu ingin terus men-scroll timeline mu agar tidak ketinggalan sedikit pun yang kau tulis. Hasilnya? bukannya galau malah jadi pengkoreksian diri. 'apa iya memang aku seperti itu'.
Aku suka bagaimana caramu merangkai kata menjadi sebuah ungkapan, sindiran, dan apalah namanya itu.
Tajam, setajam duri yang ada di atas kepalamu.
.jpg)